Bab.8 KEAMANAN DAN KONTROL SISTEM INFORMASI

PENDAHULUAN

 

 Pengendalian yang dimaksud dalam makalah ini adalah sejauh mana pengendalian aplikasi mempunyai peran dalam mencegah dan mendeteksi adanya kesalahan-kesalahan  . Sebuah pengendalian dikatakan berhasil ketika kesalahan-kesalahan dapat diminimalisir.

Betapa pentingnya informasi dalam kehidupan manusia, sehingga informasi yang datang tidak boleh terlambat , tidak boleh bias(berat sebelah) harus bebas dari kesalahan-kesalahan dan relevan dengan penggunanya,sehingga informasi tersebut menjadi informasi yang berkualitas dan berguna bagi pemakainya. Untuk mendapatkan informasi yang berkualitas perlu dibangun sebuah sistem informasi sebagai media pembangkitnya. Sistem informasi merupakan cara menghasilkan informasi yang berguna . informasi yang berguna akan mendukung sebuah keputusan bagi pemakainya.

Pendekatan sistem adalah suatu prosedur langkah demi langkah yang digunakan dalam memecahkan masalah. Tiap langkah mencakup satu keputusan atau lebih, dan untuk tiap keputusan diperlukan informasi.

 

PENTINGNYA KONTROL

Salah satu tujuan CBIS adalah untuk memberi dukungan kepada manajer dalam

mengontrol area operasinya

TUGAS KONTROL CBIS

Mencakup semua fase siklus hidup, selama siklus hidup dibagi menjadi kontrol-kontrol

yang berhubungan dengan pengembangan sistem, desain dan operasi

Metode Untuk Mendapatkan dan Memelihara Kontrol CBIS

1.  Manajemen dapat melakukan kontrol langsung

2.  Manajemen mengontrol CBIS secara tidak langsung dengan terus menerus melalui CIO.

3. Manajemen mengontrol CBIS secara tidak langsung berkenaan dengan  proyeknya melalui pihak ketiga

 

KONTROL PROSES PENGEMBANGAN

 

Untuk memastikan bahwa CBIS yg diimplementasikan dpt memenuhi kebutuhan pemakai

atau berjalan sesuai rencana

  1.  Fase Perencanaan

Mendefinisikan tujuan dan kendala

  1.  Fase Analisis & Disain

Mengidentifikasi kebutuhan informasi

Menentukan kriteria penampilan

Menyusun disain dan standar operasi CBIS

  1.  Fase Implementasi

Mendefinisikan program pengujian yang dapat diterima

Memastikan apakah memenuhi criteria penampilan

Menetapkan prosedur utk memelihara CBIS

4.   Fase Operasi & Kontrol

Mengontrol CBIS selagi berevolusi selama fase SLC

Memastikan bahwa CBIS yang diimplementasikan dapat memenuhi kebutuhan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

KONTROL DISAIN SISTEM

 

Tujuan untuk memastikan bahwa disainnya bisa meminimalkan kesalahan,

mendeteksi kesalahan dan mengoreksinya.

Kontrol tidak boleh diterapkan jika biayanya lebih besar dari manfaatnya. Nilai atau

manfaat adalah tingkat pengurangan resiko.

 

I. Permulaan Transaksi (Transaction Origination)

Perekaman satu elemen data/lebih pada dokumen sumber

 

  1.  Permulaan Dokumentasi Sumber

Perancangan dokumentasi

Pemerolehan dokumentasi

Kepastian keamanan dokumen

2.   Kewenangan

Bagaimana entry data akan dibuat menjadi dokumen dan oleh siapa

3.   Pembuatan Input Komputer

Mengidentifikasi record input yang salah dan memastikan semua data input

diproses

  1.  Penanganan Kesalahan

Mengoreksi kesalahan yang telah dideteksi dan menggabungkan record yg

telah dikoreksi ke record entry

  1.  Penyimpanan Dokumen Sumber

Menentukan bagaimana dokumen akan disimpan dan dalam kondisi

bagaimana dapat dikeluarkan

 

II. Entri Transaksi

Entri Transaksi mengubah data dokumen sumber menjadi bentuk yang dapat

dibaca oleh komputer.

  1.  Entri Data

Kontrol dalam bentuk prosedur tertulis dan dalam bentuk peralatan

inputnya sendiri. Dapat dilakukan dengan proses offline/online

2.   Verifikasi Data

a. Key Verification (Verifikasi Pemasukan)

Data dimasukkan ke sistem sebanyak 2 kali

b. Sight Verification (Verifikasi Penglihatan)

Melihat pada layar sebelum memasukkan data ke system

3.  Penanganan Kesalahan

Merotasi record yang telah dideteksi ke permulaan transaksi untuk

pengoreksian

4.    Penyeimbangan Batch

Mengakumulasikan total setiap batch untuk dibandingkan dengan total yang

sama yang dibuat selama permulaan transaksi

 

 

 

III. Komunikasi Data

Tanggungjawab manajer jaringan dengan menggabungkan ukuran keamanan ke dalam

sistem dan memonitor penampilan untuk memastikan keamanan telah dilakukan dgn

baik

 

ii. Kontrol Pengiriman Data

iii. Kontrol Channel Komunikasi

iv. Kontrol Penerimaan Pesan

v. Rencana Pengamanan Datacom Secara Keseluruhan

IV. Pemrosesan Komputer

 

KONTROL THDP PENGOPERASIAN SISTEM

 

Kontrol pengoperasian sistem dimaksudkan untuk mencapai efisiensi dan

keamanan.

Kontrol yang memberikan kontribusi terhadap tujuan ini dapat diklasifikasikan

menjadi 5 area :

 

1. Struktur organisasional

Staf pelayanan informasi diorganisir menurut bidang spesialisasi. Analisis,

Programmer, dan Personel operasi biasanya dipisahkan dan hanya

mengembangkan ketrampilan yang diperlukan untuk area pekerjaannya sendiri.

2. Kontrol perpustakaan

Perpustakaan komputer adalah sama dengan perpustakaan buku, dimana

didalamnya ada pustakawan, pengumpulan media, area tempat penyimpanan

media dan prosedur untuk menggunakan media tersebut. Yang boleh mengakses perpustakaan media hanyalah pustakawannya.

3. Pemeliharaan Peralatan

Orang yang tugasnya memperbaiki computer yang disebut Customer Engineer

(CE) / Field Engineer (FE) / Teknisi Lapangan menjalankan pemeliharaan yang

terjadwal / yang tak terjadwal.

4. Kontrol lingkungan dan keamanan fasilitas

Untuk menjaga investasi dibutuhkan kondisi lingkungan yang khusus seperti ruang computer harus bersih keamanan fasilitas yang harus dilakukan dengan

penguncian ruang peralatan dan komputer.

5. Perencanaan disaster

i. Rencana Keadaan darurat

Prioritas utamanya adalah keselamatan tenaga kerja perusahaan

ii. Rencana Backup

Menjelaskan bagaimana perusahaan dapat melanjutkan operasinya dari ketika terjadi bencana sampai ia kembali beroperasi secara normal.

iii. Rencana Record Penting

Rencana ini mengidentifikasi file data penting & menentukan tempat penyimpanan kopi duplikat.

 

 

iv. Rencana Recovery

Rencana ini mengidentifikasi sumber-sumber peralatan pengganti, fasilitas komunikasi da pasokan-pasokan.

 

 

 

 

Kesimpulan :

Keamanan adalah proteksi/perlindungan sumber-sumber fisik dan konseptual dari bahaya alam dan manusia. cara untuk menembus keamanan data dan Informasi yaitu ACCIDENTAL & INTERNATIONAL yang masing-masing terdiri dari modification, destruction & dislosure. Pengendalian Sistem Informasi yaitu kegiatan-kegiatan yang dilakukan manajer system informasi untuk meyakinkan bahwa pengendalian-pengendalian di dalam system teknologi informasi masih tetap dilakukan dan masih efektif dalam mencegah ancaman dan gangguan terhadap system informasi.  Tujuan pengontrolan adalah untuk memastikan bahwa CBIS telah diimplementasikan seperti yang direncanakan, system beroperasi seperti yang dikehendaki, dan operasi tetap dalam keadaan aman dari penyalahgunaan atau gangguan Properti Sistem Yang Memberikan Keamanan.

Daftar Pustaka :

http://telecom.ee.itb.ac.id/~monang/el3083/KomunikasiData_pendahuluan_rev1.ppt

 

By zzzfadhlan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s