Bab.6 DATABASE

PENDAHULUAN

 

 Definisi tentang Database :

 1.  Menurut Gordon C. Everest : Database adalah koleksi atau kumpulan data yang mekanis,    terbagi/shared, terdefinisi secara formal dan dikontrol terpusat pada organisasi.

 

2. Menurut C.J. Date :

– Database adalah koleksi “data operasional” yang tersimpan dan dipakai oleh sistem aplikasi   dari suatu organisasi.

– Data input adalah data yang masuk dari luar sistem

– Data output adalah data yang dihasilkan sistem

– Data operasional adalah data yang tersimpan pada sistem

 

Pengantar Database

 

  • Database dan Teknologi Database memiliki peran/pengaruh yang cukup pada perkembangan dunia komputer
  • Database adalah kumpulan dari data yang saling berkaitan. Data adalah suatu fakta yang dapat direkam/dicatat/disimpan yang memiliki arti tertentu. Contoh : Alamat, Nama, Nomor Telepon
  • Arti Khusus Database:
    • Representasi beberapa aspek dari dunia nyata, yang sering disebut dengan “mini world” atau “universe of Discourse (UoD)”. Jika mini world berubah, database secara keseluruhan ikut berubah
    • Kumpulan dari data-data yang saling berhubungan satu dengan lainnya yang memiliki arti tertentu
    • Dirancang, dibuat, dan dipergunakan untuk keperluan tertentu. Terdapat sekelompok pemakai dan aplikasi tertentu yang saling terikat
  • Database bisa berupa sistem manual atau terkomputerisasi
  • System manajemen database atau Database Management System (DBMS) adalah kumpulan program yang digunakan untuk pengolahan Database
  • Sistem Database atau Database System adalah Database dengan DBMS

Sistem

Database

Software

DBMS

Program/Query Aplikasi

Software untuk Memproses Program/Query

Software untuk Mengakses Data yang Tersimpan

Definisi Database yang Tersimpan

(Meta-Data)

Database yang Tersimpan

Pengguna/Programmer

 

 

 

 

 

Beberapa Jenis Database

 

Meskipun sebenarnya tujuan dari database tersebut sama, yaitu lebih mempermudah dalam pengolahan data, namun caranya ada berbagai macam. Macam dari database tersebut dapat dilihat dari bentuk konfigurasi sistemnya atau dari bentuk/isi dari database tersebut.

Adabeberapa jenis dari database, mulai dari yang menggunakan text biasa, menggunakan exel, lotus, foxpro, dbase, paradoc, access, oracle, SQL dan banyak lagi. Masing-masing dapat berbeda dari sisi format datanya, fasilitas yang disediakan dan teknik pengolah databasenya (database engine).

 

Konfigurasi Database

 

Selain ada beberapa jenis perbedaan database dilihat dari file-file database itu sendiri, database juga dibedakan dari susunan/konfigurasi dari sistem database. Yang terbanyak dapat dibagi menjadi tiga bagian.

 

Database lokal

 

Jika file-file database, program database engine dan program aplikasi terletak pada satu mesin komputer yang sama, maka konfigurasi seperti ini disebut dengan database lokal. Keuntungan utama dari konfigurasi ini adalah sederhana, tidak memerlukan banyak peralatan, murah dan tidak banyak memerlukan perhatian khusus.

Kekurangan, tidak dapat multi-user (lebih dari satu user menggunakan database secara bersama-sama), tidak dapat remote access (database dijalankan dari kejauhan).

 

 

Host

File Database

Aplikasi

DB Engine

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Arsitektur Umum Database

 

  • Desktop/Form
    • Local Database
    • File Server Database
    • Client Server
    • Kelebihan
      • Operasi lebih cepat dan lebih mudah dalam pembuatan aplikasi
      • Lebih bersifat private (suatu aplikasi hanya digunakan sendiri oleh pihak-pihak yang berkepentingan)
    • Kekurangan
      • Proses pengembangan aplikasi dan instalasi menjadi berat, karena setiap instalasi atau perubahan aplikasi harus dimasukkan satu per satu pada setiap client yang memerlukan
      • Tidak dapat digunakan secara global (suatu aplikasi tidak dapat digunakan secara ramai-ramai oleh banyak orang dimanapun berada)

 

 

Pelaku Utama pada Sistem Database

 

  • Administrator Database
    • Mengatur Akses pengguna
    • Koordinasi dan mengawasi
    • Mempersiapkan sumber daya
  • Perancang Database
    • Mendefinisikan data-data yang akan disimpan pada database, serta menentukan struktur yang sesuai
    • Mengerti keperluan database dari sudut pandang pengguna
  • Pengguna Akhir
    • Yang menjalankan suatu aplikasi tertentu yang berhubungan dengan database
  • System Analyst dan Programmer Aplikasi
    • System Analyst menentukan kebutuhan dari pengguna akhir, dan membuat spesifikasi tertentu
    • Programmer Aplikasi membuat program sesuai dengan yang telah direncanakan
    • System Analyst dan Programmer Aplikasi sering disebut sebagai Perekayasa Software (software engineers)

 

 

Contoh Macam-macam DBMS

 

  • Berbentuk File
    • DBase à *.DBF
    • Fox Pro à *.DBF
    • Paradox à *.DB
    • ACCESS à *.MDB
  • Berbentuk Server
    • InterBase
    • MySQL
    • MS SQL Server
    • ORACLE

 

Sebuah Contoh

 

  • Database Universitas, meliputi mahasiswa, matakuliah, nilai, kuliah, masing-masing disimpan pada file terpisah
  • Mendefinisikan struktur record setiap file, dengan menentukan jenis dari setiap datanya. Misal mahasiswa terdiri atas nrp, nama, kelas dan sebagainya
  • Menyediakan data untuk setiap file dengan data yang sesuai. Ada kemungkinan, suatu data dari suatu file berhubungan dengan data lain pada file lainnya
    • Contoh Struktur Database dan Datanya

 

MAHASISWA Nama NRP Kelas Jurusan
  Andi 123456789 1 1
  Edi 214365870 2 1

 

 

  • Pada database yang besar, bisa terdapat sejumlah file dengan struktur yang besar, serta banyak hubungan (relasi) antar data-data tersebut
  • Adanya manipulasi database, yang terdiri dari query dan pengubahan data (updating).

 

 

Kelebihan Penggunaan DBMS

 

  • Mengendalikan adanya Redudansi. Mencegah setiap pengguna memiliki data yang sama
  • Membatasi adanya akses pengguna yang tidak diinginkan. Ada beberapa pengguna yang dibatasi kemampuan aksesnya pada data-data tertentu.
  • Dapat digunakan sebagai penyimpan tetap untuk obyek program dan struktur data. Ini diterapkan pada Database berorientasi obyek
  • Dapat digunakan untuk menghasilkan data-data tambahan yang berasal dari data-data yang telah ada
  • Bisa digunakan untuk lebih dari satu pengguna secara bersamaan
  • Dapat digunakan untuk menunjukkan hubungan antar data yang cukup rumit sekalipun
  • Menyediakan integritas data yang baik
  • Menyediakan keperluan backup dan recovery

 

 

KESIMPULAN

 

Manajemen data adalah subset dari irm yang melaksanakan fungsi pengumpulan, pengujian dan integritas, penyimpanan, pemeliharaan, keamanan, organisasi dan pengambilan data. Alat penyimpanan sekunder ada dalam dua jenis – berurutan dan akses langsung. Jenis DASD paling popular adalah piringan magnetic. Istilah realtime digunakan untuk menggambarkan sistem online yang bereaksi cukup cepat pada kegiatan dalam sistem fisik sehingga dapat mengendalikan sistem itu.

 

 

Daftar Pustaka :

 

http://lecturer.eepis-its.edu/~eru/artikel/Database1/DataBase.DOC

 

http://mhs.stiki.ac.id/boysagi/Software/bdl/bukudb11.doc

 

By zzzfadhlan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s